Sabtu, 31 Agustus 2013

Negara Jepang - Masjid Kobe

MASJID KOBE


Nama Masjid   : Masjid Kobe
Arti Nama        : -
Letak               : Kobe
Negara            : Jepang
Situs Web        : -
Deskripsi          :
Orang Jepang memanggil masjid yang terletak di Nakayamate Dori, Chuo-ku, Kobe, ini dengan sebutan Kobe-kaikyo-jiin atau Kobe-mosuku. Sedangkan nama aslinya adalah Masjid Muslim Kobe. Masjid ini merupakan masjid tertua di Jepang. Sampai sekarang, Masjid kebanggaan Muslim Jepang ini tetap kokoh berdiri dan dipergunakan sebagai tempat ibadah umat Islam sekaligus tempat kegiatan keagamaan Muslim Kobe.

Konon ceritanya, Masjid Kobe ini pernah menjadi korban keganasan perang dunia II. Akibat dari serangan itu, kota Kobe bisa dibilang rata dengan tanah. Sebagian besar bangunan luluh-lantak. Tapi keajaiban terjadi. Masjid Kobe tetap berdiri tegak. Masjid ini hanya mengalami keretakan pada dinding luar dan semua kaca jendelanya pecah. Bagian luar masjid menjadi agak hitam karena asap serangan bom.

Pemerintah Arab Saudi dan Kuwait menyumbang dana renovasi dalam jumlah yang besar. Kaca-kaca jendela yang pecah diganti dengan kaca-kaca jendela baru yang didatangkan langsung dari Jerman. Sebuah lampu hias baru yang indah digantungkan di tengah ruang shalat utama sehingga membuat megah Masjid Kobe ini. Sistem pengatur suhu ruangan lalu dipasang untuk membuat nyaman bagi para jamaah masjid. Umat Islam kembali menikmati kegiatan-kegiatan keagamaan mereka di Masjid Kobe. Donasinya bahkan bisa membuat Masjid Kobe menjadi semakin berkembang pesat. Pada 1992 Masjid Kobe memiliki fasilitas pusat Islam berupa bangunan kelas, ruang resepsi, perpustakaan, kantor, dan bangunan apartemen.

Ketahanan Masjid Kobe diuji lagi pada 17 Januari 1995. Kali ini dengan gempa berkekuatan 7,2 skala Richter yang dinamakan Gempa Hanshin-Awaji. Walaupun kota Kobe saat itu hancur berantakan, tetapi masjid Kobe tetap berdiri kokoh di antara puing-puing bangunan di sekitarnya. Pemandangan luar biasa ini membuat Masjid Kobe menjadi sorotan penting dalam pemberitaan di media massa. Tidak heran jika masjid ini menjadi tempat penyelamatan bagi para korban gempa dan sekali lagi menjadi tempat pengungsian warga Kobe.

Untuk kedua kalinya, Allah Azza Wajalla menunjukkan kekuasaan dan juga rahmat-Nya di bumi Kobe. Sungguh ajaib menyaksikan bangunan masjid yang berusia hampir tujuh dekade ini masih terpancang indah manakala bangunan modern lain yang baru berusia satu dekade runtuh menyembah bumi. Itulah kekuasaan Allah SWT terhadap rumah-Nya dari berbagai bencana dan kerusakan.

Kegiatan di Masjid Kobe
Selain sebagai tempat pelaksanaan shalat dan pembelajaran Islam, banyak sekali kegiatan keagamaan lainnya dilakukan di Masjid Kobe ini. Pada bulan Ramadan contohnya, acara berbuka puasa bersama (ifthar jama’i) dan beberapa perayaan selalu dilakukan di basement masjid. Berbagai jenis makanan dan minuman dari berbagai negeri selalu dihidangkan sebagai menu berbuka puasa. Seluruh bagian masjid selalu penuh oleh jamaah ketika shalat tarawih dilaksanakan. Begitu juga dengan pelaksanaan shalat Ied. Masjid Kobe selalu menjadi pusat kegiatan keagamaan umat Islam yang tinggal di Kobe pada saat itu.

Di samping masjid terdapat sebuah bangunan pusat Islam dan lapangan parkir luas yang juga sering dipakai sebagai tempat shalat tambahan pada waktu shalat Jumat atau shalat Ied. Selain itu, bagi sahabat wisata muslim yang ingin mendapatkan makanan halal tidak perlu bingung lagi. Hal ini disebabkan di sekitar masjid terdapat beberapa toko dan restoran yang menjual makanan halal.

Seperti masjid lainnya, siapa pun dipersilakan untuk datang ke masjid ini, hanya saja pengunjung harus berpakaian sopan, tidak mengeluarkan suara keras ketika berada di dalam masjid, dan menjaga anak-anak supaya tidak berlarian. Pada hari Sabtu dan Ahad, masjid ini menyelenggarakan kelas pembelajaran Islam bagi anak-anak, wanita, dan pria. Masjid ini juga melayani acara pernikahan, pemakaman, konferensi, dan bimbingan haji.

Sejak 75 tahun yang lalu sampai saat ini, Masjid Kobe tetap menjadi salah satu ikon terpenting yang mencerminkan sejarah dan keberadaan umat Islam di Jepang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar