Sabtu, 31 Agustus 2013

Negara Malaysia - Masjid Krystal

MASJID KRYSTAL


Nama Masjid   : Masjid Krystal
Arti Nama        : -
Letak               : Terengganu
Negara            : Malaysia
Situs Web        : -
Deskripsi          :
Saat sudah terlalu banyak bangunan emas yang dibangun, masjid ini membuat sesuatu yang berbeda. Masjid Kristal di Malaysia jadi bangunan megah yang terbuat dari besi, kaca dan kristal. Masjid Kristal di Kuala Terengganu, Terengganu, Malaysia ini berdiri megah dan berbeda karena bahan bangunannnya merupakan kristal.

Masjid ini berada di kawasan wisata Taman Tamadun Islam di Pulau Wan Man. Dinamakan masjid Kristal karena sebagian besar bangunan masjid ini terbuat dari kaca dan baja. Masjid ini memiliki luas 2.146 meter persegi dan berkapasitas 700 jamaah.

Masjid Kristal diresmikan oleh Perdana Menteri Dato' Seri Abdullah Ahmad Badawi. Yang Di-Pertuan Agong, Tuanku Mizan Zainal Abidin bersama-sama Raja Permaisuri Agong, Tuanku Nur Zahirah berangkat ke Peresmian Masjid Kristal di Pulau Wan Man, Kuala Terengganu pada 8 Februari 2008 jam 6.00 petang waktu setempat.

Arsiteknya terbilang cukup unik. Alih-alih hanya memiliki satu kubah besar, masjid ini punya satu kubah kecil yang dikelilingi kubah-kubah lebih kecil. Semua itu disempurnakan dengan 4 menara tinggi di ujung-ujungnya. Masjid Kristal adalah sebuah pemandangan yang indah.

Kubahnya tidak berwarna, tidak juga berhiaskan kaligrafi atau guratan seni nan indah. Melainkan dibalut dengan kaca berwarna abu-abu. Kilau mentari dan awan kerap dipantulkan, membuat kubah masjid jadi sangat indah.

Tidak cuma bisa berfoto di sekelilingnya, tapi pengunjung juga bisa beribadah di dalamnya. Masjid yang dibangun pada 8 Februari 2008 ini bisa menampung 1.500 jamaah. Selain arsitekturnya, Masjid Kristal menarik karena merupakan masjid pintar pertama yang dilengkapi sarana teknologi dengan akses IT dan jaringan WiFi untuk mengakses internet guna membaca al-Qur'an elektronik.

Jangan hanya puas menikmati kecantikannya pada siang hari. Karena masjid ini menawarkan kecantikan yang berbeda pada sore dan malam hari. Menjelang senja adalah waktu terbaik untuk berburu foto dalam berbagai sudut di kawasan masjid ini.

Sedangkan saat malam, lampu yang ditata sedemikian rupa membuat masjid terlihat indah maksimal. Akhir pekan merupakan waktu paling ramai dari kunjungan para turis. Tak perlu kuatir, walau berada di kawasan wisata, datang ke masjid ini tidak dipungut biaya alias gratis.

Negara Jepang - Masjid Kobe

MASJID KOBE


Nama Masjid   : Masjid Kobe
Arti Nama        : -
Letak               : Kobe
Negara            : Jepang
Situs Web        : -
Deskripsi          :
Orang Jepang memanggil masjid yang terletak di Nakayamate Dori, Chuo-ku, Kobe, ini dengan sebutan Kobe-kaikyo-jiin atau Kobe-mosuku. Sedangkan nama aslinya adalah Masjid Muslim Kobe. Masjid ini merupakan masjid tertua di Jepang. Sampai sekarang, Masjid kebanggaan Muslim Jepang ini tetap kokoh berdiri dan dipergunakan sebagai tempat ibadah umat Islam sekaligus tempat kegiatan keagamaan Muslim Kobe.

Konon ceritanya, Masjid Kobe ini pernah menjadi korban keganasan perang dunia II. Akibat dari serangan itu, kota Kobe bisa dibilang rata dengan tanah. Sebagian besar bangunan luluh-lantak. Tapi keajaiban terjadi. Masjid Kobe tetap berdiri tegak. Masjid ini hanya mengalami keretakan pada dinding luar dan semua kaca jendelanya pecah. Bagian luar masjid menjadi agak hitam karena asap serangan bom.

Pemerintah Arab Saudi dan Kuwait menyumbang dana renovasi dalam jumlah yang besar. Kaca-kaca jendela yang pecah diganti dengan kaca-kaca jendela baru yang didatangkan langsung dari Jerman. Sebuah lampu hias baru yang indah digantungkan di tengah ruang shalat utama sehingga membuat megah Masjid Kobe ini. Sistem pengatur suhu ruangan lalu dipasang untuk membuat nyaman bagi para jamaah masjid. Umat Islam kembali menikmati kegiatan-kegiatan keagamaan mereka di Masjid Kobe. Donasinya bahkan bisa membuat Masjid Kobe menjadi semakin berkembang pesat. Pada 1992 Masjid Kobe memiliki fasilitas pusat Islam berupa bangunan kelas, ruang resepsi, perpustakaan, kantor, dan bangunan apartemen.

Ketahanan Masjid Kobe diuji lagi pada 17 Januari 1995. Kali ini dengan gempa berkekuatan 7,2 skala Richter yang dinamakan Gempa Hanshin-Awaji. Walaupun kota Kobe saat itu hancur berantakan, tetapi masjid Kobe tetap berdiri kokoh di antara puing-puing bangunan di sekitarnya. Pemandangan luar biasa ini membuat Masjid Kobe menjadi sorotan penting dalam pemberitaan di media massa. Tidak heran jika masjid ini menjadi tempat penyelamatan bagi para korban gempa dan sekali lagi menjadi tempat pengungsian warga Kobe.

Untuk kedua kalinya, Allah Azza Wajalla menunjukkan kekuasaan dan juga rahmat-Nya di bumi Kobe. Sungguh ajaib menyaksikan bangunan masjid yang berusia hampir tujuh dekade ini masih terpancang indah manakala bangunan modern lain yang baru berusia satu dekade runtuh menyembah bumi. Itulah kekuasaan Allah SWT terhadap rumah-Nya dari berbagai bencana dan kerusakan.

Kegiatan di Masjid Kobe
Selain sebagai tempat pelaksanaan shalat dan pembelajaran Islam, banyak sekali kegiatan keagamaan lainnya dilakukan di Masjid Kobe ini. Pada bulan Ramadan contohnya, acara berbuka puasa bersama (ifthar jama’i) dan beberapa perayaan selalu dilakukan di basement masjid. Berbagai jenis makanan dan minuman dari berbagai negeri selalu dihidangkan sebagai menu berbuka puasa. Seluruh bagian masjid selalu penuh oleh jamaah ketika shalat tarawih dilaksanakan. Begitu juga dengan pelaksanaan shalat Ied. Masjid Kobe selalu menjadi pusat kegiatan keagamaan umat Islam yang tinggal di Kobe pada saat itu.

Di samping masjid terdapat sebuah bangunan pusat Islam dan lapangan parkir luas yang juga sering dipakai sebagai tempat shalat tambahan pada waktu shalat Jumat atau shalat Ied. Selain itu, bagi sahabat wisata muslim yang ingin mendapatkan makanan halal tidak perlu bingung lagi. Hal ini disebabkan di sekitar masjid terdapat beberapa toko dan restoran yang menjual makanan halal.

Seperti masjid lainnya, siapa pun dipersilakan untuk datang ke masjid ini, hanya saja pengunjung harus berpakaian sopan, tidak mengeluarkan suara keras ketika berada di dalam masjid, dan menjaga anak-anak supaya tidak berlarian. Pada hari Sabtu dan Ahad, masjid ini menyelenggarakan kelas pembelajaran Islam bagi anak-anak, wanita, dan pria. Masjid ini juga melayani acara pernikahan, pemakaman, konferensi, dan bimbingan haji.

Sejak 75 tahun yang lalu sampai saat ini, Masjid Kobe tetap menjadi salah satu ikon terpenting yang mencerminkan sejarah dan keberadaan umat Islam di Jepang.

Negara Korea Selatan - Masjid Pusat Itaewon

MASJID PUSAT ITAEWON


Nama Masjid   : Masjid Pusat Itaewon
Arti Nama        : -
Letak               : Hannam-dong, Itaewon
Negara            : Korea Selatan
Situs Web        : -
Deskripsi          :
Dari pusat kota Seoul, Masjid Pusat Itaewon bisa ditempuh dengan jarak kurang lebih 20 Km. Masjid yang berlokasi di Hannam-dong, Yongsan-gu, Itaewon ini menjadi satu-satunya Masjid yang berada di Seoul. Sehingga warga muslim Korea pun berbondong-bondong kesini ketika mereka akan melaksanakan shalat tarawih ataupun jum'at berjama'ah.

Meskipun daerah Itaewon juga dikenal sebagai daerah yang memiliki banyak klab malam dan dekat dengan prostitusi, keberadaan Masjid Pusat Itaewon menjadi warna tersendiri dan tetap menjaga keharmonisan antar warga beragama.

Di sekitar Itaewon juga terdapat banyak restoran dan pusat jajanan yang menyediakan menu khas untuk berbuka puasa selama bulan Ramadhan. Menu tersebut berasal dari macam-macam daerah seperti Timur Tengah, Asia, bahkan Indonesia.

Di Masjid Pusat Itaewon ini juga terdapat sebuah organisasi yang mengurusi segala kepentingan politik dan diplomasi umat muslim di Korea Selatan, yaitu Korea Muslim Foundation atau biasa disingkat KMF.